Indahnya malam yang panjang ini
Dimana langit berhiaskan bulan dan bintang
Dapat kujadikan sebagai atap rumah
Berselimutkan hembusan angin yang menusuk tulang
Gubuk kecil yang sudah puluhan tahun kujadikan istana
Ternyata berdiri diatas tanah milik konglomerat
Kubangun dengan susah payah, musnah dalam sekejap
Tim eksekutor hanya menyisakan puing-puing
Mudah-mudahan Allah mengampuni dosanya…Amin
Dan semoga Allah selalu memberikan rakhmat pada bapak satpam ini, yang telah memberikan tumpangan pada ibu yang renta ini…Amin
Indahnya malam yang panjang ini
Dimana langit berhiaskan bulan dan bintang
Sebagai pertanda waktuku bertugas
Ditemani seorang ibu yang malang
Untung tuan & nyonya besar sedang berada diluar negeri
Jadi aku bisa menyuruhnya beristirahat diteras
Besok entah kemana kakinya menapak
Selama Negara belum bisa mengurusnya
Andai saja…aku bisa
Mudah-mudahan Allah memberikan ketabahan pada ibu yang malang ini…Amin
Sepotong roti secangkir kopi
Bisa membuatku terjaga sampai pagi
Entah kemana perginya Rahmat
Sopir pribadi tuan dan nyonya besar
Yang kadangkala menemaniku bermain catur
Indahnya malam yang panjang ini
Dimana langit berhiaskan bulan dan bintang
Ikut menemaniku di bandara
Menunggu kedatangan tuan dan nyonya besar
Yang akan tiba dari luar negeri
Kota Bandung ini tak pernah mati
Baik siang maupun malam
Selalu saja ada kesibukan warganya
Begitupun tugasku yang tak mengenal waktu
Menuruti apa keinginan boss pemburu rupiah
Mudah-mudahan Allah membuka hatinya agar bisa lebih peduli pada sesama…Amin
Dan semoga Allah memberinya petunjuk agar menyadari bahwa ada hidup sesudah mati…Amin
Indahnya malam yang panjang ini
Dimana langit berhiaskan bulan dan bintang
Sebentar lagi kami akan sampai di rumah
Setelah melepaskan lelah dengan liburan
Jangan tanya dimana?...tentu saja di luar negeri
Kemenangan atas eksekusi tanah kami perlu dirayakan
Dilahan itu akan segera kami bangun diskotik megah
Salah satu dari koleksi kami
Untuk menambah pundi-pundi harta
“sekretaris…tolong catat rencana ini !”
Mudah-mudahan puluhan usaha kita selalu memberikan keuntungan
Dan semoga uang kita selalu bertambah dan bertambah
Sesampainya dihalaman rumah
Eich…”kenapa ada gembel yang tidur di pos satpam?”
“pak satpam, rumah ini bukan untuk yayasan !!!”
“usir dia keluar ! kalau tidak, kamu ikut keluar !!!”
Selamat Datang di Blog Majuko Pinrang
Mariki.........
Senin, 27 April 2009
INDAHNYA MALAM YANG PANJANG
Label: Wajah Negeriku
Diposting oleh Nahrun, M.SE di 08.58