Selamat Datang di Blog Majuko Pinrang

Mariki.........

Sabtu, 25 Juli 2009

Humas: Lampau, Kini dan Humas Pemerintah

Humas: Lampau, Kini dan Humas Pemerintah

Pendahuluan:

"Humas” adalah satu kata yang mungkin cukup banyak dikenal dan didengar. Apalagi di era globalisasi dimana modernitas mempengaruhi hampir seluruh aspek kehidupan, interaksi antar sesama disegala kalangan dan lingkungan tidak bisa dihindarkan. Kenyataan ini sesuai dengan pemahaman bahwa manusia adalah "zoon politicon" tidak bisa terlepas dari manusia lainnya. Di era modern ini interaksi antara manusia semakin mengalami perkembangan baik bentuk dan caranya. Namun hakekat dasar dari humas tetap merupakan penghubung atau jembatan dari satu pihak yang diwakili oleh humas itu sendiri dengan pihak lain didalam suatu tatanan sosial masyarakat.
Perubahan Paradigma

Ada satu perbedaan paradigma humas masa lampau dan humas di masa kini. Harword L Childs sebagaimana dikutip buku Executive Public Relations menulis satu hal menonjol dari perubahan antara humas lampau dan kini. Perbedaan tersebut terletak pada fungsi humas secara sempit yakni, di masa lampau humas atau seorang yang menjalankan tugas sebagai seorang humas lebih merupakan juru bicara dari pihak yang diwakilinya. Keberpihakan tersebut bersifat mutlak. Dalam artian seorang humas bahkan harus menjadi "pembela" dari pihak yang diwakilinya. Tidak jarang seorang humas harus "memelintir" kenyataan dalam suatu informasi yang harus disampaikan agar lebih mencerminkan adanya suatu kebenaran pada pihak yang terwakili.
Humas masa kini lebih mementingkan adanya komunikasi dua arah. Berbeda dengan humas dimasa lampau yang berkomunikasi satu arah, saat ini seorang humas juga membuka diri untuk menerima masukan dan saran, berdiskusi untuk mencapai pemahaman yang optimal terhadap suatu permasalahan. Sehingga Humas sekarang bukan lagi sebagai "penyambung lidah" namun lebih merupakan "penghubung ide, kebijakan" sehingga keberadaan humas mampu membawa perubahan kepada organisasi atau institusi yang diwakilinya kearah perbaikan melalui konseling yang disampaikan oleh humas itu sendiri.
Humas di Pemerintahan

Saat ini peran humas di institusi-institusi pemerintahan tidak bisa dipandang sebelah mata. Seiring dengan tuntutan reformasi termasuk reformasi dibidang birokrasi, pemerintah wajib menyelenggarakan aktifitasnya dengan memenuhi kriteria asas-asas pemerintahan yang baik. “Transparancy” menjadi salah satu ukuran dari suatu penyelenggaraan pemerintahan. Masyarakat berhak mengetahui informasi apapun dari pembuat dan pelaku kebijakan. Lalu dimanakah peran humas?
Mengutip definisi humas oleh Joice J Gordon yang diintisarikan dalam buku Effective Public Relation1) humas seharusnya memiliki fungsi dan peran mempertahankan hubungan yang baik dan bermanfaat antara organisasi dengan publik. Gordon merangkum tugas-tugas seorang humas pemerintah sebagai berikut: 2)
memberi informasi konstituen tentang aktivitas agen pemerintah.
memastikan kerjasama aktif dalam program pemerintah; voting, curbside recycling, dan juga kepatuhan kepada program aturan-kewajiban menggunakan sabuk pengaman, aturan dilarang merokok.
mendorong warga mendukung kebijakan dan program yang ditetapkan; sensus, program pengawasan keamanan lingkungan, kampanye penyadaran akan kesehatan personal, bantuan untuk upaya pertolongan bencana.
melayani sebagai advokat publik untuk administrator pemerintah; menyampaikan opini publik kepada pembuat keputusan, mengelola isu publik didalam organisasi serta meningkatkan aksesibilitas publik ke pejabat administrasi.
mengelola informasi internal; menyiapkan newsletter organisasi, pengumuman elektronik, dan isi dari dari situs internet organisasi untuk karyawan.
memfasilitasi hubungan media-menjaga hubungan dengan pers lokal; bertugas sebagai saluran untuk semua pertanyaan media; memberitahu pers tentang organisasi dan praktiknya serta kebijakannya.
membangun komunitas dan bangsa; menggunakan kampanye kesehatan publik dengan dukungan pemerintah dan program keamanan publik lainnya serta mempromosikan berbagai program sosial dan pembangunan.
Humas dipemerintahan dengan demikian dapat disimpulkan menjadi pemberi informan kepada masyarakat sekaligus penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Hal ini bisa dipahami karena pemerintah adalah agen dari masyarakat itu sendiri. Masyarakat memberikan haknya untuk diwakilkan kepada orang-orang pemerintahan agar bisa diselenggarakan dengan sebaik-baiknya. Maka suatu kewajaran apabila pemerintah harus tetap terhubung dengan masyarakat dan setiap aspeknya menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Humas menjadi palang pintu bagi hubungan yang harmonis antara pemerintah dengan publik atau masyarakat.
Penutup

Dengan melihat kepada perubahan humas kini dan lampau, humas atau seorang yang menduduki jabatan humas hendaknya mengingat beberapa hal. Pertama; humas adalah pemberi informan dengan mengedepankan komunikasi dua arah bukan hanya sebagai juru bicara namun juga mampu membawa nuansa demokratis, diskusi dan tukar pikiran untuk perbaikan organisasi. Kedua; mengingat peran humas pemerintah lebih sebagai informan maka kerjasama dan koordinasi dengan pelaksana dan pejabat teknis pemerintah perlu lebih ditingkatkan untuk mencapai hasil yang diinginkan. Dalam hal ini untuk menjaga hubungan internal seorang humas juga harus memperhatikan kemampuan verbalnya. Berhasil tidaknya suatu komunikasi sangat tinggi dipengaruhi oleh kemampuan dalam menyampaikan ide dan maksud yang ada. Ketiga; penguasaan terhadap teknologi informasi serta dukungan dari teknologi itu sendiri menjadi hal yang mutlak untuk tetap membuat humas berkiprah dan memegang peranan di era modern saat ini.
Disamping ketiga hal diatas, penghargaan terhadap humas diharapkan meningkat sejalan dengan semakin meningkatnya peran humas di organisasi baik pemerintah maupun swasta. Dengan demikian humas tidak akan dipandang sebelah mata dan mampu menjadi bagian yang diperhitungkan dalam suatu sistem manajemen.

1) Scott M. Cutlip dkk, 2006, Effective Public Relation.Kencana, Jakarta, hal. 6

2) Idem, hal. 466
Posted: 28/01/2009
Penulis:
Nama: Sukma


Free Blogger Templates by Isnaini Dot Com and Archithings. Powered by Blogger